Jauhkan Kucing dari Ibu Hamil

MEMILIKI hewan piaraan memang menyenangkan. Namun, jika hewan itu berpotensi merusak keinginan kita untuk menjadi ibu, sebaiknya singkirkan hewan piaraan tersebut. Hal ini, tidak perlu jadi bahan perdebatan lagi.

Hewan piaraan yang kerap membawa virus mematikan bagi janin adalah kucing. Pasalnya, kucing merupakan induk semang sejati bagi parasit toksoplasma gondi. Parasit tersebut dapat menyebabkan cacat bawaan pada bayi, lahir prematur, lahir mati, lahir cacat, dan bahkan keguguran.

“Makanya, ibu hamil harus menjauhi kucing,” tegas Boyke Dian Nugraha, ahli kandungan dan pendiri Klinik Pasutri di Tebet, Jakarta.

Parasit toksoplasma tersebut hidup dalam usus kucing dan akan membentuk ookista. Bentuknya bulatan kista besar berisi dua kista kecil, yang jika pecah akan mengeluarkan parasit aktif.

Ookista bisa menyebar melalui tinja kucing. Setelah pecah, parasit tersebut bisa menempel pada kaki atau bagian tubuh kucing lainnya. Bulu-bulu, misalnya. “Bila bersentuhan dengan manusia, parasit itu bisa menempel dan masuk ke tubuh,” kata Boyke lagi. (Adi Wikanto)

Kompas.com

~ by evisyari on December 10, 2008.

2 Responses to “Jauhkan Kucing dari Ibu Hamil”

  1. bahaya juga ya?
    kirain kucing adalah binatang yang bersih
    http://hidup-bijak.blogspot.com/

  2. hueee

    untung gw cowo hehe

    nice info ^^

    Nice to meet you

    Peace and Love
    Red Dog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: